Makanan untuk Tubuh dan Pikiran



Suatu kali saya bertanya di Facebook tentang apa yang teman-teman saya biasanya lakukan pada pagi hari di akhir pekan. Beberapa menjawab mereka pergi mendaki gunung, beberapa yang lain tidur lebih lama. Keingintahuan ini muncul ketika saya sedang menikmati sarapan pada suatu pagi di hari Sabtu. Saya selalu membawa sebuah buku ketika bepergian untuk sarapan dan saya sadari pada pagi hari itu bahwa ini sudah menjadi kebiasaan saya untuk membaca ketika menikmati sarapan.

Saya suka membaca dan saya selalu membaca buku tentang bahasa. Buku Teach Yourself adalah kesukaan saya. Untungnya, saya tinggal dekat Universitas Ming Chuan, tempat di mana saya menimba ilmu dulunya. Universitas ini memiliki satu lantai penuh dengan buku dalam bahasa Inggris dan terdapat banyak buku bahasa. Saya mendaftar untuk kartu perpustakaan karena saya tidak mau melewatkan kesempatan ini. Di mana lagi kamu bisa meminjam buku bahasa dalam bahasa Inggris di Taiwan?

Ada banyak buku PDF yang bisa diunduh dan jujur saja, memang sangat praktis untuk membacanya. Saya memiliki banyak PDF di iPod saya yang selalu saya baca sewaktu bepergian di kereta api, kereta bawah tanah, dll. Namun, penggunaan produk elektronik untuk waktu lama berakibat buruk pada kesehatan dan saya tidak merasa terikat dengan buku yang saya baca secara digital. Saya bisa dengan mudah melupakan di mana halaman terakhir yang saya baca dan terganggu untuk membaca buku lain karena hal ini bisa dilakukan semudah menekan layar iPod.

Karena alasan ini, saya masih lebih memilih buku cetakan daripada buku elektronik. Saya merasakan adanya komitmen untuk menyelesaikan buku tersebut, terutama ketika ada batas waktu peminjaman buku. Saya lebih memilih meminjam daripada membeli buku karena pada kebanyakkan waktu, saya membacanya hanya sekali, kecuali jika terdapat informasi menarik dan penting di dalamnya, tapi hal ini jarang terjadi.

Bagaimana rutinitas pagi hari akhir pekan kamu?

sarapan saya

Komentar

Artikel acak

Postingan populer dari blog ini

Pelajari Toki Pona untuk Memahami Dasar-Dasar Pembelajaran Bahasa

Hari Zamenhof 2019

Bahasa Indonesia Makin Disukai di Taiwan

Video